Selasa, 12 Februari 2013

Laporan Praktikum Kimia- Penentuan Perubahan Entalpi Reaksi


Laporan Praktikum

Kimia


Oval: LOGO






Nama              : Yolanita
Kelas               : .........
No                   :...

“Penentuan Perubahan Entalpi Reaksi”
13 September 20XX

SMA N XX XXXXXX
Desa, Kecamatan, Sleman,
Yogyakarta
2012
Penentuan Perubahan Entalpi Reaksi
I.  Standar Kompetensi
Mengamati perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya.
II. Kompetensi Dasar
            Menentukan delta H reaksi berdasarkan percobaan, Hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan, dan data energi ikatan.
III. Tujuan
            Menentukan Perubahan Entalpi reaksi larutan NaOH dengan larutan HCl.
IV. Dasar Teori
            Pada Percobaan ini akan ditentukan perubahan entalpi reaksi antara larutan Natrium Hidroksida dengan larutan Asam Klorida yang menghasilkan satu mol air.
            NaOH(aq) + HCl(aq)  à NaCl(aq) + H2O(l)
Penetapan kalor reaksi secara kalorimeter merupakan penentuan yang didasarkan atau diukur dari perubahan suhu larutan dan kalorimeter dengan prinsip perpindahan kalor, yaitu jumlah kalor yang diberikan sama dengan jumlah kalor yang diserap. Panas yang terjadi dapat dihitung dengan rumus:
                        Qlarutan  = m.c. delta T
             DeltaH reaksi  = Qlarutan + Qkalorimeter
Kalorimeter sederhana dapat dibuat dari gelas plastik. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas ke lingkungan oleh plastik dapat diabaikan, karena plastik merupakan isolator. Sehingga jumlah kalor yang diserap atau dilepas oleh larutan dapat dihitung.
            Qreaksi = - Qlarutan
Berdasarkan perubahan kalor sistem reaksi kimia dapat dibedakan menjadi reaksi eksoterm dan reaksi endoterm. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor dan sistem ke lingkungan. Sehingga kalor dari sistem akan berkurang. Tanda reaksi eksoterm adalah delta H negatif. Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor dari lingkungan ke sistem, sehingga kalor dari sistem akan bertambah. Tanda reaksi endoterm adalah delta Hpositif.

V. Alat dan Bahan
1.      50ml larutan NaOH 1M
2.      50ml larutan HCl 1M
3.      Gelas ukur
4.      Thermometer
5.      Bejana plastik 200ml (kalorimeter)
6.      Gelas kimia 100ml
7.      Pengaduk kaca
VI. Langkah Kerja

VI. Data Hasil Percobaan
Suhu Awal (0C) T1
 Suhu Akhir (0C) T2
Perubahan Suhu
Delta H reaksi
HCl      = 250C

t2 = 280C
t2-t1 = 280C - 250C
         = 30C

   -25200 j/mol
NaOH  = 250C
Rata- rata =250C

VII. Analisis dan Pembahasan/Pengolahan Data
Pada percobaan pertama suhu awal HCl sebesar 250C dan pada NaOH sebesar 250C sehingga suhu rata-rata kedua larutan tersebut sebesar 250C. Kemudian kedua larutan tersebut secara bersama-sama dimasukkan ke dalam gelas plastik dan diaduk rata. Setelah diukur ternyata suhunya menjadi 280C, jadi perubahan suhu sebesar 30C. Maka delta H reaksi sebesar -25200 j/mol.
Penentuan kalor reaksi secara kalorimeter merupakan penentuan yang didasarkan atau diukur dari perubahan suhu larutan dan kalorimeter dengan prinsip perpindahan kalor panas yang terjadi dapat dihitung sebagai berikut:
                        Qlarutan  =  m.c. delta T
Pada percobaan ini=>  = 100gr . 4,2j/gr . 30C
                                     = 1260j/0,050mol
Timbul panas =>         = 1260j/0,050mol
Untuk 1mol =>           =1/0,050 . 1260j
                                     =25200 j/mol
Sehingga delta H        =-25200 j/mol
Pada percobaan ini termasuk ke dalam reaksi eksoterm, yakni reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan.

IX. Kesimpulan
Dari hasilpercobaan dapat disimpulkan bahwa perubahan entalpi reaksi larutan NaOH dengan larutan HCl sebesar -25200 j/mol.

X. Jawaban Pertanyaan
Pertanyaan:
1.      Hitunglah jumlah kalori yang diperlukan untuk menaikkan suhu 100ml larutan dari suhu awal menjadi suhu akhir.
2.      Hitunglah jumlah mol NaOH di dalam 50ml larutan NaOH 1M dan jumlah mol HCl dalam 50ml larutan HCl 1M.
3.      Hitunglah jumlah kalori yang dibebaskan permol H2O yang terbentuk dalam reaksi ini.
4.      Tuliskan persamaan termokimia reaksi ini.
Jawab:
1)
Qlarutan  =  m.c. delta T
 = 100gr . 4,2j/gr . 30C
                                     = 1260j/0,050mol
Timbul panas =>         = 1260j/0,050mol
Untuk 1mol =>           =1/0,050 . 1260j
                                     =25200 j/mol
Sehingga delta H  =-25200 j/mol


2) NaOH(aq) + HCl(aq)  à NaCl(aq) + H2O(l)
    0,050mol   0,050mol
Mol = M . V
Mol = 1M . 50ml
Mol = 50 mmol = 0,050 mol
3)
Qlarutan  =  m.c. delta T
 = 100gr . 4,2j/gr . 30C
                                     = 1260j/0,050mol
Timbul panas =>         = 1260j/0,050mol
Untuk 1mol =>           =1/0,050 . 1260j
                                     =25200 j/mol

4) NaOH(aq) + HCl(aq)  à NaCl(aq) + H2O(l)

XI. Daftar Pustaka
1.      Sutresna, Nana.2007.Cerdas Belajar Kimia:Bandung:Grafindo media pratama
2.      Retnowati, Pricillia.2008.Seribu Pena Kimia Untuk SMA/MA kelas XI: Semarang: Erlangga

XII. Lembar Pengesahan
                                                                                    Jogja, XX September 20XX
Mengetahui,
Guru Pembimbing                                                                   Praktikan


      Arif                                                                                   Yolanita
NIP.XXX                                                             NIS.XXX                                       
Sumber: cswarifstiawan.blogspot.com                      


Jika teman-teman mencopy laporan di atas, harap di daftar pustaka di cantumkan web. tempat teman-teman mencopy ya,.hehe



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar